ADY LUBIS - Penulis
- 14:14 WIB
A A A
SUARA UTAMA,Merangin – Bau menyengat yang diduga berasal dari bangkai ayam di sebuah kandang ayam potong di Desa Telun, Kecamatan Nalutantan, Kabupaten Merangin, dikeluhkan oleh warga setempat. Peternakan ayam tersebut disebut-sebut milik seorang pengusaha bernama Diko.
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media dari warga sekitar, bau tak sedap tersebut telah berlangsung cukup lama dan sangat mengganggu aktivitas serta kenyamanan warga saat berada di kebun yang berdekatan dengan kandang ayam tersebut. Warga menduga bangkai ayam dari peternakan tersebut dibuang secara sembarangan tanpa pengelolaan yang sesuai dengan ketentuan lingkungan.
BACA JUGA : Balas Serangan AS - Israel, Iran Luncurkan Rudal Balistik Sejjil dalam Operasi True Promise 4
“Ya bang, pemilik peternakan ayam itu membuang bangkai ayam sembarangan. Baunya sangat menyengat dan kami sangat terganggu,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya kepada awak media.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain menimbulkan bau tidak sedap, bangkai ayam yang tidak dikelola dengan baik dinilai sangat rawan menimbulkan penyakit dan wabah. Bangkai ternak yang membusuk dapat menjadi sumber bakteri dan virus, serta mengundang lalat dan hama lainnya yang berpotensi menyebarkan penyakit kepada masyarakat sekitar. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat berdampak pada kesehatan lingkungan, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar lokasi peternakan.
BACA JUGA : Dompet Dhuafa Lampung dan Kahf Lampung Kolaborasi Aksi Bersih-Bersih Mushola
Atas kondisi itu, sejumlah warga meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Merangin untuk segera turun ke lokasi guna melakukan pengecekan langsung, termasuk mengkroscek izin usaha peternakan ayam tersebut. Warga juga berharap apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap aturan lingkungan maupun perizinan, pihak terkait dapat memberikan sanksi tegas kepada pemilik usaha sesuai dengan hukum yang berlaku.
BACA JUGA : Lapak Baca Nabire Gelar Diskusi Krisis Kemanusiaan di Tanah Papua
Terkait keluhan warga tersebut, media ini telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Diko selaku pihak yang diduga memiliki peternakan ayam dimaksud. Namun hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi belum membuahkan hasil. Beberapa kali dihubungi melalui sambungan telepon selulernya, yang bersangkutan tidak mengangkat panggilan meskipun nada tunggu terdengar berdering.
Media ini tetap membuka ruang klarifikasi dan hak jawab kepada pihak terkait guna menjaga keberimbangan informasi.
Penulis : Ady Lubis
Sumber Berita: Wartawan Suara Utama
Berita Terkait
Tekan Kasus ATM, Pemkot Pangkalpinang dan Adinkes Perkuat Program RSSH
Gempa Dahsyat M 7,6 Guncang Tenggara Bitung, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami
Terkasan Sangat Terburu-buru Izinpun Belakangan Rumah Sakit Umum Daerah, Tanjung. Karna Prioritas..
Mahasiswa Papua Desak Usut Tuntas Kekerasan di Dogiyai
Hadiri Rembuk Otonomi Daerah, Wawako Pangkalpinang Sampaikan Aspirasi Terkait Kawasan Industri dan Status Wilayah
Terlambat Dikarnakan Libur Panjang Dan Pengiriman Barang Dapur
Kematian Anggota Polisi Picu Penembakan, 5 Warga Dogiyai Tewas
KKSS & IWSS Timor Tengah Selatan NTT Adakan Halal Bi Halal & Pengajian Sipakalebbi
Berita ini 43 kali dibaca
Berita Terbaru
Berita Utama
Tekan Kasus ATM, Pemkot Pangkalpinang dan Adinkes Perkuat Program RSSH
Nasional
DD Non Siltap Belum Cair, Integritas dan Profesionalisme DPMD Kabupaten Probolinggo di Pertanyakan
Berita Utama
Gempa Dahsyat M 7,6 Guncang Tenggara Bitung, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami
Nasional
Aktivis Geram dan Akan Adukan ke APH, Diduga Warga Kota Probolinggo Serobot Lahan Dinkes Kabupaten Probolinggo
Nasional
Berpotensi Melanggar Aturan, DD di Kabupaten Probolinggo Diduga Hanya Sebagian Desa Yang Cair
Berita Utama
Terkasan Sangat Terburu-buru Izinpun Belakangan Rumah Sakit Umum Daerah, Tanjung. Karna Prioritas..