Suara News - Kepolisian Sektor Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, tengah menyelidiki penemuan bayi perempuan yang ditinggalkan di dalam kardus di depan rumah warga di Kelurahan Ngelo, Kecamatan Cepu.
Peristiwa ini terjadi pada Selasa pagi, ketika Gufroni, pemilik rumah, mendengar ketukan pintu disertai suara yang memanggil namanya. Setelah membuka pintu, ia melihat seorang pelajar bernama Muhammad Maulan Malik bersama beberapa anak panti lainnya. Mereka memberitahukan Gufroni bahwa terdapat kardus di depan rumahnya yang berisi seorang bayi.
Gufroni dan istrinya, Lilik Hidayati, kemudian memeriksa kardus tersebut dan menemukan bayi perempuan yang baru lahir tanpa busana, diletakkan di atas alas kaos perempuan berwarna hitam putih dan diselimuti jilbab berwarna hitam. Mereka segera membawa bayi itu ke RS NU Cakra Medika Cepu untuk mendapatkan pertolongan medis. Menurut pemeriksaan dokter, bayi tersebut dalam kondisi sehat, dengan berat sekitar 2,73 kilogram dan panjang sekitar 46 sentimeter, diperkirakan baru dilahirkan kurang dari 24 jam sebelum dibawa ke rumah sakit.
Dokter juga menemukan bahwa tali pusar bayi dipotong tidak rata dan masih cukup panjang, sehingga dilakukan pemotongan secara medis. Polisi telah mengidentifikasi dua orang laki-laki yang terlihat mengendarai sepeda motor Yamaha Mio dan membawa kardus tersebut sebelum meninggalkan lokasi. Saat ini, polisi telah mengamankan barang bukti dan kasus ini masih dalam penyelidikan, dengan dugaan pelanggaran Pasal 429 dan Pasal 430 KUHP tentang pembuangan atau penelantaran anak.