Suara News - View Comments
Di dunia Counter-Strike kompetitif, satu hal tak pernah berubah: panggung LAN adalah tempat legenda lahir. Dan pada 2027 mendatang, BLAST Premier memastikan seluruh sorotan akan kembali sepenuhnya ke arena offline.
Dalam pengumuman resmi, BLAST mengonfirmasi perombakan besar sirkuit 2027 dengan total investasi mencapai $10 juta, naik dari $8,5 juta pada 2026. Tak hanya peningkatan dana, seluruh enam event dalam kalender 2027 akan menggunakan format full LAN, tanpa fase online di main event.
Langkah ini dinilai sebagai respons langsung terhadap lanskap Valve Regional Standings (VRS), di mana pertandingan LAN kini memiliki bobot jauh lebih besar dalam sistem peringkat.
2027: Semua Event BLAST Kembali ke LAN
Beberapa tahun terakhir, BLAST sempat mengandalkan fase kualifikasi online untuk event seperti Bounty dan Open. Namun sistem ini menuai kritik dari tim-tim papan atas karena kemenangan di fase online tidak sepenuhnya berdampak pada peringkat VRS.

Mulai 2027, semua event—termasuk Bounty dan Open—akan kembali digelar sepenuhnya secara LAN sejak tahap awal. Dengan demikian, setiap pertandingan akan memiliki nilai kompetitif yang lebih signifikan dalam ekosistem CS2.
Format baru juga menghadirkan 12 tim undangan berdasarkan VRS serta 4 tim dari kualifikasi regional untuk event Bounty dan Open. Sementara itu, format Rivals tetap mempertahankan sistem delapan tim wildcard.
Pendekatan ini diyakini akan meningkatkan prestise turnamen sekaligus mendorong partisipasi tim tier-1 dan tier-2 yang kini lebih mempertimbangkan dampak VRS.
Rio de Janeiro Masuk Kalender 2027
BLAST juga mengumumkan tanggal untuk enam event sepanjang 2027. Salah satu yang paling menarik adalah konfirmasi bahwa event kelima akan digelar di Rio de Janeiro, Brasil.
Rio memang dikenal sebagai salah satu kota dengan atmosfer esports paling bergairah di dunia. Dukungan publik Brasil untuk Counter-Strike sudah terbukti selama bertahun-tahun, menjadikan kota ini destinasi premium bagi turnamen internasional.

Selain Rio, event pembuka musim 2027 akan digelar di kawasan Schengen, meski detail negara tuan rumah belum diumumkan.
Berikut jadwal lengkap BLAST Premier 2027:
Event 1 – 13–24 Januari (Schengen)
Event 2 – 15–28 Maret (TBA)
Event 3 – 10–23 Mei (TBA)
Event 4 – 30 Agustus–12 September (TBA)
Event 5 – 4–17 Oktober (Rio de Janeiro)
Event 6 – 8–14 November (TBA)

Menariknya, event terakhir akan selesai sekitar satu minggu sebelum Major, memberi tim waktu optimal untuk persiapan.
Investasi $10 Juta dan Sistem Acceptance Fee
Total investasi $10 juta akan didistribusikan ke empat komponen utama:
Prize Pool: $3 juta
Team Payments: $4,5 juta
Acceptance Fees: $1,8 juta
Player Experience: $700 ribu
Perubahan paling signifikan adalah penghapusan Frequent Flyer Programme. Sebagai gantinya, BLAST memperkenalkan sistem acceptance fee, di mana organisasi akan menerima pembayaran saat menerima undangan event—besarannya bergantung pada posisi VRS mereka saat itu.

Berbeda dengan prize pool dan team payments, acceptance fee tidak berkontribusi pada VRS. Artinya, tim memiliki fleksibilitas untuk memilih event tanpa khawatir kehilangan pendapatan besar karena absen. Model ini juga dinilai lebih transparan dan berkelanjutan untuk organisasi.
Mengikuti “Meta” VRS
Dalam sistem VRS saat ini, kemenangan LAN jauh lebih dihargai dibanding online match. Bahkan event tingkat C sekalipun bisa menarik tim besar karena poin VRS sangat krusial untuk undangan Major.
Dengan 100% fokus LAN, BLAST kini sepenuhnya selaras dengan “meta kompetitif” Counter-Strike modern.
Keputusan ini diprediksi akan membuat lebih sedikit tim top melewatkan event BLAST, sekaligus meningkatkan kualitas pertandingan dari awal hingga akhir.
Era Baru BLAST dan CS2
Langkah besar BLAST Premier menegaskan satu hal: masa depan Counter-Strike ada di panggung offline. Dengan dana lebih besar, sistem insentif baru, dan komitmen penuh terhadap LAN, 2027 berpotensi menjadi salah satu musim paling kompetitif dalam sejarah CS2.
Bagi fans, ini berarti lebih banyak duel elite, lebih sedikit pertandingan online yang terasa “kurang penting”, dan pengalaman arena yang lebih megah. Dan bagi tim? 2027 adalah tahun di mana konsistensi LAN akan menjadi penentu segalanya!
Ikuti terus berita terbaru seputar CS:GO dan skena esports lainnya di Ligagame Esports! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian.
Baca selanjutnya:
Rekomendasi GPU Terbaik untuk Counter-Strike 2: RTX 5070 Masih Raja, Ini Alternatif Lebih Murahnya
back to top
BERITA REKOMENDASI
Jinakkan ONIC dalam 5 Game, Bigetron Rebut Gelar Juara MPL ID S17
Survei 5.000 Gamer Jepang Ungkap Final Fantasy Rajai Industri, Mario Tetap Raja Karakter Favorit
PUBG MOBILE Buka Jalan ke Kancah Profesional, Registrasi PMNC ID Fall 2026 Dimulai
Faker Masuk Daftar TIME100 Sports 2026, Bukti Esports Setara Olahraga Dunia