Suara News - Sejumlah pemenang Forum Kebijakan Komunikasi Strategis & HUMAS INDONESIA BUMD Reputation Awards (FOKUS HIBRA) 2026 mengungkapkan strategi komunikasi mereka di Gedung Peruri, Jakarta Selatan. Mereka sepakat bahwa komunikasi dua arah merupakan kunci untuk meningkatkan layanan dan loyalitas pelanggan.
Acara ini diadakan pada Kamis (11/6/2026) dan menjadi wadah bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk berbagi taktik komunikasi. Pemenang FOKUS HIBRA 2026 menekankan pentingnya mengubah pendekatan komunikasi birokratis menjadi lebih interaktif demi memenuhi harapan pelanggan.
Ahmad Prihadi, Plt. Direktur Utama PDAM Surya Sembada Kota Surabaya, menargetkan penyelesaian keluhan pelanggan dalam waktu maksimal 24 jam melalui aplikasi. Tim teknis berkomitmen untuk merespons komplain dalam waktu paling lama 15 menit. Dalam sektor layanan medis, Direktur RSUD Tarakan Jakarta, Weningtyas Purnomorini, menekankan pentingnya empati staf dalam merespons keluhan keluarga pasien.
Di sektor perbankan, Bank BPD DIY melalui Didit Respati Setiadi menegaskan perlunya patroli dunia maya untuk menangkap sentimen negatif. Sementara itu, Bank Riau Kepri Syariah, yang dipimpin oleh Tengku Muhammad Fadli Kholis, mengimplementasikan fitur keluhan di aplikasi internal untuk meningkatkan kepuasan nasabah.
Dalam konteks keterbukaan informasi, Arrozi Effendi dari PT Jakarta Propertindo (JakPro) menekankan bahwa transparansi sangat penting untuk menjaga reputasi. Erik Triadi dari PT Jakarta Tourisindo menyebutkan bahwa media sosial berperan vital dalam merawat citra instansi.
Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol, Daniel Windriatmoko, menyampaikan bahwa pengelola akan memberikan akses gratis masuk Ancol pada sore hari sebagai respons terhadap animo liburan warga. Di sektor transportasi, Retnoastuti Ratih Listyorini dari LRT Jakarta menjamin fasilitas yang aman dan inklusif bagi semua penumpang. Angga Satria Perdana dari MRT Jakarta menekankan pentingnya interaksi aktif dengan media melalui forum jurnalis.
Perbankan daerah juga berupaya melakukan rebranding. Sukma Citra Lesmana dari Bank Jakarta mengungkapkan rencana untuk melantai di bursa saham dengan identitas baru yang lebih modern, membuka peluang ekspansi korporasi dan berharap untuk menjadi bank yang lebih maju.