Warga Aceh Antre Panjang untuk Isi BBM, Pertamina Pastikan Stok Aman
Suara Warga

Warga Aceh Antre Panjang untuk Isi BBM, Pertamina Pastikan Stok Aman

Suara News - Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Aceh mengalami lonjakan antrean kendaraan dalam dua hari terakhir. Warga mengantre panjang untuk mengisi bahan bakar akibat kekhawatiran akan ketersediaan BBM.

Awal Kejadian

Pantauan di berbagai daerah seperti Banda Aceh, Bireuen, Bener Meriah, dan Aceh Tengah menunjukkan antrean kendaraan yang mengular di sejumlah SPBU dari pagi hingga malam. Masyarakat melakukan pembelian BBM dalam jumlah lebih banyak dari biasanya, dipicu oleh informasi yang menyebutkan ketersediaan BBM di Indonesia akan habis dalam 20 hari ke depan, sebagaimana diungkapkan oleh Menteri ESDM Bahlil Lahaladia terkait konflik di Iran dan AS-Israel.

Perkembangan

Kekhawatiran masyarakat juga berakar dari pengalaman sebelumnya saat terjadi bencana banjir longsor yang menyebabkan kelangkaan BBM. Beberapa warga memilih untuk mengamankan stok bahan bakar lebih awal, seperti diungkapkan oleh Nasri yang mengantre di SPBU Simpang Jam Banda Aceh. Antrean tidak hanya didominasi kendaraan roda dua dan roda empat, tetapi juga pengendara yang membawa jeriken untuk menyimpan cadangan BBM, yang membuat waktu tunggu pengisian menjadi lebih lama dari biasanya.

Kondisi Terakhir

Menanggapi situasi ini, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyatakan bahwa isu mengenai penipisan stok BBM tidak benar. Ia menegaskan bahwa pasokan BBM dan LPG di Aceh berjalan normal dan dalam kondisi aman. Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying, memastikan distribusi BBM kepada masyarakat tetap berlangsung sesuai kebutuhan.

You can share this post!