Eropa Membangun Awan Digital untuk Mengurangi Ketergantungan pada Teknologi AS
Teknologi

Eropa Membangun Awan Digital untuk Mengurangi Ketergantungan pada Teknologi AS

Suara News - Eropa tengah berupaya membangun ekosistem komputasi awan mandiri untuk mengurangi ketergantungan pada platform teknologi Amerika, dengan memfokuskan perhatian pada proyek cloud digital bernama 'Made in Europe'.

Awal Kejadian

Komputasi awan telah menjadi infrastruktur vital bagi ekonomi digital. Namun, sebagian besar data di Eropa masih tersimpan di platform yang dikelola oleh perusahaan-perusahaan Amerika. Dalam konteks ini, Dieter Schwarz, miliarder Jerman yang dikenal sebagai pemilik jaringan ritel Lidl dan Kaufland, berperan dalam upaya ini. Schwarz Digits, bagian dari Schwarz Group, mengembangkan platform komputasi awan bernama Stackit, yang awalnya ditujukan untuk lebih dari 14.000 supermarket mereka dan direncanakan untuk melayani bisnis serta lembaga pemerintah.

Perkembangan

Schwarz Group menginvestasikan sekitar €11 miliar untuk membangun pusat data terbesar dalam sejarahnya, dengan tujuan menciptakan alternatif bagi Amazon, Microsoft, dan Google di Eropa. Keunggulan Stackit terletak pada komitmennya untuk memproses dan menyimpan data di wilayah Eropa, sesuai peraturan perlindungan data Uni Eropa yang ketat. Hal ini menarik minat banyak klien dari sektor bisnis dan publik yang membutuhkan keamanan dan kontrol data tinggi. Uni Eropa juga mendorong strategi 'Made in Europe' untuk mengurangi ketergantungan pada perusahaan teknologi AS dalam komputasi awan dan pusat data, serta sedang mengembangkan persyaratan baru untuk 'kedaulatan' atas penyedia layanan cloud di sektor-sektor sensitif seperti perbankan dan perawatan kesehatan.

Kondisi Terakhir

Meskipun ada ambisi untuk meningkatkan kemandirian teknologi, Eropa masih menghadapi tantangan besar, termasuk ketertinggalan dibandingkan AS dalam hal komputasi awan dan kecerdasan buatan. Banyak perusahaan di Eropa telah terikat pada platform teknologi AS, sehingga migrasi data dan aplikasi ke penyedia baru bisa menjadi rumit dan mahal. Oleh karena itu, untuk menarik lebih banyak pengguna, layanan 'Made in Europe' perlu membuktikan keunggulannya dalam keamanan, ketahanan teknologi, dan harga yang kompetitif. Kompetisi dalam pasar komputasi awan diperkirakan akan semakin ketat, dengan data yang semakin diakui sebagai aset strategis bagi negara-negara di era digital.

You can share this post!