Guru PAUD Diimbau Bijak Digital tanpa Hilangkan Sentuhan Kemanusiaan
Suara News - Denpasar (ANTARA) - Pemerintah Kota Denpasar meminta para guru PAUD untuk bijaksana dalam menggunakan teknologi digital sehingga tidak menghilangkan sentuhan kemanusiaan dalam mendidik anak-anak.
Ketua Pokja Bunda PAUD Ayu Kristi Arya Wibawa saat bincang wicara bertajuk "Digital Seru, Paud Bermutu" di Gedung BPMP Denpasar, Kamis, mengatakan gerakan digitalisasi dapat menjadi salah satu media untuk pembelajaran bagi anak yang seru dan menyenangkan.
"Digital itu bisa seru dan menyenangkan, dengan konten yang interaktif. Dalam hal ini tentunya kita bisa meningkatkan kualitas atau mutu pendidikan anak usia dini secara signifikan," ungkapnya.
Namun demikian, kata dia, ada satu kata kunci penting yang tetap harus diperhatikan yakni bijaksana dalam menggunakan teknologi digital ini.
Pendidik, kata dia, berperan sebagai filter utama yang harus mampu memanfaatkan teknologi tanpa menghilangkan sentuhan kemanusiaan, karakter, dan budaya lokal Bali.
"Teknologi adalah asisten kita, tetapi kasih sayang dan bimbingan ibu dan bapak guru tetaplah jantung dari pendidikan PAUD," kata dia.
Kepala Dinas Dikpora Kota Denpasar Anak Agung Gede Wiratama mengungkapkan pelaksanaan bincang wicara ini salah satu dari rangkaian acara Gebyar PAUD Kota Denpasar Tahun 2026.
Setidaknya, pada pelaksanaan kegiatan ini, hadir 100 pendidik dan juga kepala sekolah PAUD se-Kota Denpasar.




